Sejarah Sekolah MI Negeri 3 Kebumen
MI 3 Kebumen didirikan pada tahun 1995 oleh Yayasan Pendidikan Al-Hikmah dengan tujuan memberikan pendidikan dasar yang berkualitas bagi masyarakat sekitar. Sejak awal berdirinya, sekolah ini telah berkomitmen untuk mengembangkan potensi akademik dan karakter siswa secara seimbang.
Pada awalnya, MI 3 Kebumen hanya memiliki 3 kelas dengan 60 siswa. Dengan dukungan masyarakat dan kemajuan fasilitas, kini sekolah telah berkembang menjadi 12 kelas dengan lebih dari 300 siswa, dilengkapi dengan laboratorium, perpustakaan, dan sarana olahraga modern.
Selama perjalanan lebih dari dua dekade, MI 3 Kebumen telah melahirkan generasi siswa yang berprestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik. Sekolah ini terus berinovasi dalam metode pembelajaran dan pengembangan karakter, sehingga menjadi pilihan utama masyarakat untuk pendidikan dasar anak-anak mereka.
VISI dan MISI SEKOLAH
🎯VISI
”Terwujudnya peserta didik yang Unggul, Islami, Moderat, Terampil, Mandiri dan Berbudaya Lingkungan”
đź“‹MISI
- Menyelenggarakan pembelajaran berdasarkan ajaran agama Islam ahlussunah waljama’ah yang dapat diaktualisasikan dalam kehidupan sehari hari.
- Melaksanakan program pembiasaan dan program kehasan Tahfidz juz 30 dan surah pilihan.
- Meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pengembangan bahan ajar yang inovatif dan berbasis data, serta meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran berbasis HOTS-Literacy.
- Melaksanakan pembelajaran intrakurikuler, ekstrakurikuler dan kokurikuler yang terintegrasi.
- Mengembangkan program ekstrakurikuler yang mendukung visi sekolah, seperti program Tahfidz, OSOP (One Student One Product), dan kegiatan literasi lainnya.
- Menerapkan Menejemen Partisipatif dengan melibatkan seluruh warga Madrasah dan berbagai pihak di luar madrasah.
- Membiasakan perilaku jujur, sportif, bertanggungjawab, percaya diri, hormat melalui program pembelajaran yang terintegrasi dengan nilai-nilai agama dan karakter.
- Menumbuhkan kesadaran warga sekolah/madrasah untuk menjaga kebersihan lingkungan secara konsisten.
- Mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup dalam pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler.
- Melaksanakan pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
- Mengembangkan ruang terbuka hijau dan taman edukasi sebagai sarana pembelajaran.
- Membangun kemitraan dengan instansi atau komunitas peduli lingkungan.
- Menerapkan budaya hemat energi dan air dalam aktivitas sehari-hari.
