KEBUMEN (26/01/2026) – Menyongsong transformasi pendidikan yang lebih adaptif dan penuh kasih, MIN 3 Kebumen menyelenggarakan workshop intensif bertajuk “Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan KMA 1503”. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 26 Januari 2026 ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik guna meningkatkan mutu layanan pembelajaran di madrasah.

Bertempat di ruang aula madrasah, kegiatan dimulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Sebanyak 27 guru MIN 3 Kebumen hadir dengan antusias untuk menyerap materi yang menjadi panduan terbaru dalam dunia pendidikan madrasah.
Kepala MIN 3 Kebumen, Siti Rojiatur Rochmah, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret madrasah dalam merespons dinamika kurikulum nasional. Ia menekankan bahwa profesionalisme guru diukur dari kesediaan untuk terus belajar.
“Kami memastikan bahwa seluruh guru MIN 3 Kebumen siap melakukan update sistem, format metode, serta pendekatan pembelajaran terbaru. Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, kita ingin menciptakan suasana belajar yang tidak hanya mencerdaskan otak, tapi juga menyentuh hati siswa,” ujar Siti Rojiatur Rochmah.
Hadir sebagai pemateri utama adalah Khayat Sholihanto, S.Ag., M.Pd., seorang pakar pendidikan yang membedah secara mendalam regulasi terbaru dalam KMA 1503. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa kurikulum ini bukan sekadar pergantian dokumen, melainkan pergeseran paradigma.
Penyampaian materi dilakukan secara komprehensif, dimulai dari:
- Bedah Kurikulum Berbasis Cinta: Memahami filosofi kasih sayang sebagai landasan mendidik anak di tingkat Madrasah Ibtidaiyah.
- Kupas Tuntas KMA 1503: Penyelarasan administrasi dan standar kompetensi sesuai regulasi terbaru.
- Strategi Implementasi: Praktik penyusunan perangkat pembelajaran dan metode mengajar yang interaktif.
Workshop yang berlangsung selama delapan jam ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga diisi dengan sesi diskusi kelompok dan simulasi implementasi metode pembelajaran di kelas. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan 27 guru yang terlibat dapat langsung menerapkan ilmu yang didapat pada semester berjalan.

“Dengan semangat implementasi KMA 1503 ini, MIN 3 Kebumen optimis dapat terus menjadi lembaga pendidikan unggulan yang melahirkan generasi berakhlak mulia dan berwawasan luas,” tutup Khayat Sholihanto di akhir sesi.(mst)
